Siapa Berani Teror Penyidik KPK Novel Baswedan ?

Kondisi Wajah Novel Baswedan setelah mengalami teror disiram air keras oleh orang yang tidak dikenal pagi tadi selepas sholat subuh di bilangan Kelapa Gading

Faktual.co.id, Penyidik senior KPK Novel Baswedan yang dikenal tanpa kompromi kembali mengalami nasib yang tidak mengenakan, pagi tadi selepas sholat subuh di masjid dekat rumah dibilangan Kelapa Gading dia disiram dengan air keras oleh orang yang tak dikenal.

Akibat kejadian tersebut saat ini, pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 22 Juni 1977 itu sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading.

“Kami mendapatkan informasi tersebut dari pihak keluarga. Saat ini [Novel] sedang dirawat intensif di RS Mitra Kelapa Gading. Tim KPK sedang menuju lokasi,” kata Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, pada Selasa (11/4/2017).

Ini bukan kali pertama Novel Baswedan mengalami intimidasi dan teror. Sebelumnya ketika menangani penyidikan kasus simulator yang melibatkan petinggi Polri Novel pun mengalami kecelakaan dengan ditabrak mobil oleh orang yang tak dikenal ketika mengendarai motor menuju kantornya dibilangan Kuningan.

Novel Baswedan saat ini tengah menangani beberapa perkara besar kasus korupsi yang sedang ditangani KPK. Salah satunya adalah kasus korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara sebesar Rp2,3 triliun dan menyeret sejumlah nama-nama besar berpengaruh di negeri ini.

Apakah ada kaitannya intimidasi yang dialami Novel Baswedan dengan kasus yang ditanganinya saat ini ?.  Di negeri ini bahaya selalu menimpa bagi seseorang yang ingin menegakkan kebenaran. Semoga yang dialami Novel tidak lagi terulang kepada penegak hukum lainnya.

Disisi lain, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo angkat bicara, dirinnya menilai apa yang dalami Novel Baswedan sebagai intimidasi dalam penegakan hukum.

“Saya mengutuk tindakan barbar dan meminta pelakunya dihukum berat,” Kata Bambang melalui keterangan tertulisnya. (11/4).

Dia juga meminta Polri segera turun tangan dan melakukan olah TKP dan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap motif dibalik penyerangan tersebut.  (YNS)

Leave a Reply

*