BPJS Sesuai Prinsip Al quran

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay (Foto/Istimewa)

Faktual.co.id– Menanggapi peristiwa tertolaknya pasien BPJS di Rumah Sakit karena dokter khawatir BPJS mengandung unsur riba, memantik Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay angkat bicara. Menurut Saleh, pendapat yang mengatakan bahwa BPJS Kesehatan adalah riba dinilai sangat tidak tepat dan cenderung mengada-ngada. Pasalnya, prinsip yang dikedepankan dalam program  BPJS kesehatan adalah gotong royong. Artinya, orang yang mampu diharapkan dapat membantu orang yang kurang mampu.

Dalam release-nya kepada Faktual.co.id melalui pesan WhatSapp, anggota DPR RI dari dapil Sumut II ini katakan, prinsip dan tata kelola BPJS jelas sesuai dengan ajaran  agama Islam. Perhatikan, misalnya, dalam surat Al-Maidah ayat 2, di sana diperintahkan agar setiap orang beriman tolong menolong dalam hal kebaikan dan ketaqwaan. Justru program bpjs kesehatan menjadi wadah yang baik dalam membumikan perintah tolong-menolong tersebut.

“Lalu, dimana letak riba-nya? Setelah saya renungkan dan pelajari lagi, saya sama sekali belum menemukan aspek riba dalam program BPJS itu”.

Selain itu, sampai saat ini, pembiayaan program BPJS kesehatan masih lebih banyak menggunakan APBN. Khusus peserta PBI, semua pembiayaannya berasal dari APBN. Pada tahun 2017 ini, anggaran bpjs kesehatan disetujui sebesar 25 triliun.

“Kalau pembiayaan PBI, saya kira ini hanya mu’amalah biasa saja. Biaya pengobatan orang sakit dibayarkan oleh negara. Tidak jauh beda dengan orang sakit membayar sendiri. Sulit ditemukan aspek riba di dalamnya,” demikian pungkas Saleh [MS]

 

Leave a Reply

*