Pesan Cover Song Surga-Mu Ahmad Mumtaz Rais

Pesan Cover Song Surga-Mu Ahmad Mumtaz Rais (Foto : MS)

Oleh : Munir A.S

Faktual.co.id – Kreatif, tampil beda dan memberikan pesan dalam tentang muhasabah diri. Demikian cover song Surga-Mu, milik grup band Ungu yang dinyanyikan Ahmad Mumtaz Rais. Cover song yang diunggah pada 24 Juni 2017 ini, mengajak kita berefleksi sejenak tentang keagungan Allah serta besarnya pintu ampunan (magfirah) atas segala dosa hamba-Nya. Lagu ini pun mengajak kita kembali ke titik nol; pengosongan diri, bahwa Tuhan beserta kebesaran-Nya yang tak terhingga, menempatkan makhluk (manusia) tak ada arti dan kecil di hadapan Allah.

Seturut itu, cover song ini bertepatan dengan hari terakhir Ramadan, dimana pintu magfirah dibukakan Allah SWT seluas-luasnya. Inti pesannya adalah, sekedar memantik kita, agar di balik berjibakunya kehidupan duniawi, kita tak pernah lupa ber-muhasabah diri; mengkalkulasi keburukan dan kebaikan yang pernah kita lakukan. Dengannya (muhasabah), kita senantiasa berharap pada ampunan Allah SWT di akhir ramadan.

cover song yang juga menampilkan vokalis aslinya; Pasha Ungu, hanyalah prolog pesan Lebaran yang disampaikan dua kader Partai Amanat Nasional (PAN). Tak cuma meng-endorse pesan spiritual, sebagai kader PAN, Mumtaz dan Pasha juga menggurat pesan nilai, agar dalam dialektika PAN di alam demokrasi, cita-cita ideologis partai, harus tetap bersenyawa dengan nilai-nilai kesalehan universal. Baik kesalehan individu kader partai dan kesalehan dalam berpolitik.

Pesan makna cover lagu yang menampilkan dua kader PAN ini, selain mengajak kita ber-muhasabah, juga memberi demarkasi tegas, agar sebagai partai politik, PAN harus tetap pada khitah-nya sebagai alat perjuangan. Sebagai mesin ijtihad dalam mewujudkan amar ma’ruf nahi munkar.

Konsekuensi dari cita-cita mulia PAN sebagai alat perjuangan dan dakwah, menuntut setiap kader partai harus tetap istiqomah di jalan perjuangan dan cita-cita sosial PAN. Dengan demikian, hidup-hidupkanlah PAN sebagai mesin perjuangan dan dakwah bersama cita-cita sosialnya, dan jangan melulu mencari hidup di PAN. Dus, semoga dengannya, di hari raya Iedul Fitri 1438 H, segenap kader PAN dalam pendakian spiritualnya selama berpuasa, mampu mencapai puncak kesalehan; sebagai manusia paripurna, sebagaimana perintah berpuasa yang disampaikan Allah SWT dalam QS Al baqarah : 183. [MS]

 

 

Leave a Reply

*