DPR Khawatir LRT Digunakan Untuk Meikarta

Rapat Badan Anggaran DPR 25/9 (foto : @Rd)

Penulis : Munir A.S

Faktual.co.id- Anggota DPR Iskandar Syaichu mempertanyakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp.3,6 triliun yang diajukan PT KAI untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT) pada RAPBN 2018. Dalam rapat Badan Anggaran DPR, Senin (25/9), anggota DPR dari fraksi PPP ini katakan jangan sampai ada hubungan LRT dengan Meikarta yang kini tengah ramai dipasarkan Lippo Group di media.

Ia mempertanyakan apa hubungan proyek APBN dengan investasi swasta. Termasuk Meikarta. Jangan sampai APBN digunakan untuk kepentingan dan keuntungan investasi swasta. “Saya minta ketegasan pemerintah terkait masalah ini biar kita tak saling su’zon.” Demikian tegas Iskandar.

Menanggapi kritik anggota banggar terkait PMN untuk LRT, Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro katakan, stasiun paling ujung LRT ada di Bekasi Timur dan jauh dari proyek Meikarta. Jadi menurutnya, pemerintah tak punya master plan pembangunan LRT yang menghubungkan stasiun LRT dengan proyek LRT milik Meikarta.

Pembahasan LRT ini berkaitan dengan usulan PT KAI (Persero) mengajukan PMN sebesar Rp.3,6 triliun. PMN ini dibahas dalam pembiayaan APBN pada pos pembiayaan non utang atau investasi kepada BUMN [MS]

Leave a Reply

*