Mengejar Target Pajak

Mengejar Target Pajak

Penulis : Munir A.S

Faktual.co.id – Kontribusi pajak hingga Agustus 2017 adalah sebesar Rp.780,0 triliun. Tumbuh lebih besar dari tahun sebelumnya sebesar 9,9%. Dari pertumbuhan tersebut, cukai memberikan kontribusi sebesar 10,4 % atau sebesar Rp.153,2 triliun.

Jika kita lihat dari sisi cukai dan kepabeanan, hampir pertumbuhannya year on year (Yoy) tumbuh positif bila dibandingkan dengan tahun lalu (2016). Namun dalam realisasinya pada APBN-P 2017, terbilang agak lambat.

Pada APBNP 2017, untuk bea masuk misalnya, yang ditargetkan Rp.33.28 triliun realisasinya Rp.21,96 T atau baru mencapai 66.0%. Sementara Bea Keluar Rp.2.70 triliun dan realisasinya Rp.2.26 T atau persentase capaian sebesar 83,6%. Untuk Cukai target yang dipatok pada APBNP 2017 adalah sebesar Rp.153,17 T, dan realisasinya baru mencapai Rp.68,39 T atau sebesar 44.7%

Kendatipun demikian, Badan anggaran DPR dalam rapatnya pada Selasa  (19/9) mengaskan, agar pemerintah terus melakukan ekstra effort dalam rangka mendorong capaian PNBP pada Tahun Anggaran 2017.

Selain penerimaan dari sisi cukai dan kepabeanan yang memenuhi ekspektasi pemerintah, pemerimaan negara dari sisi PNBP pun mencatatkan tren yang positif. Realisasi PNBP sepanjang Agustus 2017, tembus angka Rp.72,5 triliun. Penerimaan PNBP dari sektor SDA ini lebih meningkat bila dibandingkan dengan tahun sebelumbya sebesar Rp.29,9 triliun.

Dengan trend penerimaan PNBP pada Agustus 2017 yang positif, pemerintah berkeyakinan, hingga akhir tahun penerimaan PNBP bisa mencapai target, yaitu sebesar Rp.260,2 triliun yang ditetapkan pada APBN-P 2017. Hingga Agustus 2017, realisasi dari target PNBP telah mencapai 74,1% atau sebesar Rp.72,5 triliun.

Untuk RAPBN 2018, target pemerintah untuk penerimaan negara dari sisi PNBP sebesar Rp.267,9 triliun. Dengan harapan dari sisi SDA, terjadi perbaikan harga komoditas global, nilai tukar rupiah yang terus membaik serta aspek fundamental ekonomi yang terus menggairahkan perekonomian Indonesia.

Dalam postur sementara APBN 2018, penerimaan negara dari sisi pajak, dipatok 1.618,1 triliun. Selisih Rp.16,3 triliun dari RAPBN 2018 sebesar Rp.1.877,3 triliun. Dengan target penerimaan pajak ini, pemerintah diharapkan melakukan extra effort merealisasikan target pajak di tahun 2018. Salah satunya dengan mengejar objek pajak baru.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), hingga saat ini, ada 6000 pengemplang pajak yang tak menunaikan kewajibannya dengan cara mengikuti tax amnesty. Dengan demikian, kita berharap, ditahun 2018, pemerintah bisa melakukan extra effort untuk mengejar pengemplang atau menyitta asset dan kekayaannya dalam rangka meningkatkan penerimaan negara.

Leave a Reply

*