Pudarnya Pesona Lionel Messi

Pudarnya Pesona Lionel Messi

Lionel Messi (Foto : R/d)

Penulis : Munir A.S

Faktual.co.id – Tak dulang kemenangan di empat laga terakhir pra Piala Dunia 2018 di Zona Amerika Latin, menggahar cibir penggemar dan haters pada pesepak bola bernama asli Lionel Messi. Ia menjadi sumbu sorotan. Luruhnya Messi bersama tim Tango di pra Piala Dunia 2018, menghela kekhawatiran, inikah momentum pudarnya pesona Messi di lapangan hijau? Nampak gagah di Camp Nou, tapi perlahan luruh di ajang pra Piala Dunia 2018.

Main imbang melawan Peru pada Jumat (6/10/2017) di Stadiun La Bombonera di Buenos Aires dengan skor akhir 0-0, membuat Messi dan tim Argentina, melorot ke posisi keenam. Berada di luar zona play-off karena kalah produktif dari Peru dengan akumulasi 25 poin dalam 17 kali pertandingan. Selisih gol Peru 26-25, sementara Argentina 16-15. Diungguli Peru dari sisi produktivitas gol dengan menempati posisi kelima yang merupakan posisi terakhir zona play-off.

Pemain yang acap disebut baby alien itu, kemudian dibandingkan dengan seterunya yang merumput Santiago Bernabeu; Cristiano Ronaldo yang sukses mengantarkan timnas Portugal di posisi ke dua grup B di klasmen sementara pra Piala dunia Zona Eropa.

Main imbang 0-0 versus Peru, menambah nestapa timnas Argentina yang gagal mendulang kemenangan dalam empat kali pertandingan terakhir Pra-Piala Dunia 2018. Dus, sebelumnya, ketika bertandang ke Bolivia, Messi dan timnya dipecundangi timnas Bolivia dengan skor 2-0. Nestapa yang sama menerpa Messi dan timnya ketika main tandang ke Uruguai. Timnas Argentina dikuras dan terjepit hingga akhir laga skor imbang 0-0. Naas serupa juga terjadi ketika menjamu Venezuela dengan skor imbang 1-1.

Tak unggul empat kali beruntun, membuat timnas Argentina terdepak ke tubir kritis. Pasalnya, hanya empat tim teratas yang berhak lanjut ke putaran final piala dunia 2018 di Rusia. Argentina akhirnya berpikir keras merebut tiket tim ke lima dengan juara zona Oseania Selandia.

Kini Argentina menunggu kesempatan terakhir pada Rabu (11/10/2017) menantang tuan rumah Ecuador. Hiburan sekaligus harapan terkhir buat Lionel Messi dan kawan-kawannya adalah harus unggul melawan tuan rumah. Meski dalam catatan riwayat permainan, Argentina selalu menang melawan Ecuador, namun psikologi tim Tango yang acap tak unggul beruntun di empat pertandingan terakhir, membuat harapan menang melawan Ecuador agak berat.

Tim Tango yang berada di titik kritis pada Pra Piala Dunia 2018, membuat Lionel Messi tak luput dari sorotan penggemar dan bully-an haters. Di jagad lini masa, Messi dibanding-bandingkan Ronaldo yang mulus mengantarkan Portugal ke posisi ke dua grup B zona Eropa. “Can Messi score away hat trick Vs Eccuador and quality Argentina to the World Cup like Ronaldo did vs Sweden? Nahhhhh.” Demikian cuitan sarkastik membandingkan Ronaldo dari salah satu netizen. Tak cuma itu, pemilik akun @BarcaSpiral yang bercuit : Argentina has destroyed. Bad coaches, bad tactics, bad lineups. Argentina don’t deserve Messi.

Bukan tak mungkin bila Argentina gagal ke Rusia dalam laga piala dunia 2018, daya pesona Messi di rumput hijau akan luruh. Gocekan dan kelenturan mengakali lawan dengan dirible menawan tak lagi mempesona. Tentu melawan Ecuador pada Rabu (11/10), adalah harapan terakhir Messi dan tim Tango, yang kini sudah di tubir kegagalan merumput di Rusia pada world Cup 2018.

 

Leave a Reply

*