Menggairahkan Kembali BM PAN di DKI Jakarta

Arie Kelik Waluyo, Ketua DPD BM PAN Jakarta Timur (foto : red)

Faktual.co.id – Tanggal 10 Desember 2017, Dewan Pimpinan Wiayah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) DKI Jakarta akan menghelatkan Muswil. Sebagai ortom PAN yang berada di Jakarta, tentu banyak harapan; agar BM PAN DKI menjadi kekuatan organik yang mampu menggairahkan PAN di Jakarta. Karena Jakarta, sebagai barometer politik nasional.

Oleh sebab itu, harapan para kader, Muswil BM PAN DKI yang akan digelar, dapat melahirkan pengurus yang memiliki visi dan solusi konkret untuk menggairahkan kembali BM PAN di Jakarta lima tahun ke depan, khususnya menuju momentum politik 2019. Menuju Muswil BM PAN DKI, beberapa figur calon Ketua telah muncul dan menjadi perbincangan khalayak BM PAN, salah satunya adalah Arie Kelik Waluyo. Ketua DPD BM PAN Jakarta Timur ini sudah secara terbuka menyatakan siap maju sebagai calon Ketua BM PAN DKI. Berikut petikan wawancara Faktual bersama Arie Kelik.

BM PAN DKI Jakarta sebagai ventilasi untuk melihat BM PAN secara nasional. Jadi pasti banyak harapan lebih yang ditumpukan pada BM PAN DKI ke depan. Khususnya menuju politik 2019. Sebagai calon ketua BM PAN DKI, tentu anda punya pandangan merespon harapan seperti ini

Bicara tentang 2019, tentu itu menjadi sebuah harapan, sekaligus, sebagai semangat yang harus kita tanamkan pada semua kader untuk jangka pendek jelang pemilu 2019. Kedua, dalam rangka menuju arah tersebut, tentu yang utama adalah menjawab tantangan itu dengan merevitalisasi konsolidasi BM PAN DKI Jakarta, dari tingkat DPW, DPD, DPC hingga ke ranting dan anak ranting. Ketiga, dalam proses konsolidasi itu, kita juga perlu menumbuhkan giroh dan militansi kader-kader BM PAN terhadap BM PAN dan PAN. Dan target saya, kalau dipercayakan sebagai ketua DPW BM PAN DKI, dalam tiga bulan pertama; paling tidak semua konsolidasi struktural sudah mencapai 50-60 persen. Selanjutnya dalam kurun waktu enam bulan, konsolidasi dimaksud sudah berjejaring hingga ke tingkat RT/RW. Ini harus kerja cepat. Konkretnya itu harus ada relwan BM PAN yang direkrut dari tingkat RW. Jadi estimasi saya, kurang lebih ada 18.150 orang yang akan menjadi relawan kita di pemilu 2019 di tiap TPS. Ini butuh kerja keras.

Artinya yang selama ini disampaikan oleh ketua umum BM PAN bahwa dengan diamanahkannya desk saksi KPPN PAN kepada BM PAN ini, secara taktis anda sudah punya konsep-konsepnya untuk menjawab tugas BM PAN di pemilu 2019 nanti?  

Menurut saya, ini tugas memang sudah seharusnya diberikan kepada BM PAN sebagai elemen pemuda di tubuh PAN. Saya cukup memahami arah kebijakan ketua umum BM PAN saudaraku Ahmad Yohan. Selalu berulang kali dalam berbagai kesempatan, ia telah sampaikan langkah-langkah taktis yang seharusnya dilakukan BM PAN jelang pemilu 2019. Saya menerjemahkannya dalam konteks BM PAN DKI ini melalui langkah konkret konsolidasi. Ini yang menjadi pekerjaan serius di BM PAN DKI. Struktur BM PAN-nya belum berjejaring secara rapi. Jadi kita ingin konsolidasi ini bergerak secara top-down. Kita rapikan semua struktur ini dari DPW, DPD, DPC hingga ke tingkat RT/RW. Dalam kerja-kerja nyata untuk memperkuat social network kita akan bergerak secara bottom-up. Mulai dari masyarakat akar rumput. Bukan saatnya lagi BM PAN ini buat kegiatan yang sifatnya elitis. Hanya menyentuh level elit.

Muswil BM PAN DKI ini tinggal beberapa hari lagi, kira-kira secara taktis gambaran anda sebagai kandidat jelang Muswil seperti apa untuk memenangkan visi anda di Msuwil nanti? Bisa dong bocorkan sedikit rahasianya..

Kalau bicara tentang muswil yang tinggal beberapa hari ini, saya punya tagline; “AYO BM PAN, Bangkit dan Membangun.” Gerakan pertama yang ingin kita bangun adalah membangkitkan giro para kader untuk kembali menyatu bersama BM PAN.  Kemudian dengan sense yang dimiliki para kader ini, selanjutnya kita mulai membangun BM PAN dengan kerja-kerja nyata sesuai garis besar agenda PAN ke depan, dan khususnya PAN di Jakarta. Langkah-langkah strategis yang sudah saya jalankan adalah; pertama, saya sudah mendekati dan menyampaikan pandangan saya tentang langkah-langkah membangun BM PAN DKI ke depan kepada ketua dan pengurus DPD BM PAN DKI se DKI. Saya sampaikan bahwa; kedepan, konsolidasi kita adalah merekatkan BM PAN ini kepada para kader dan masyarakat; akar rumput yang ada disetiap pelosok wilayah Jakarta dengan berbagai aksi nyata.

Apakah pandangan seperti ini menurut anda, sebagai gagasan yang akan membuat DPD BM PAN se DKI akan menjatuhkan pilihan pada anda saat muswil nanti?

Insyaallah. Saya sudah membangun suatu komunikasi interpersonal dengan para ketua DPD BM PAN se DKI dan pengurusnya. Tentu dengan maksud positif. Kemudian kepada kader-kader BM PAN yang ada di DKI pun dalam beberapa kesempatan informal, saya acap kali menyampaikan pandangan saya tentang BM PAN DKI kedepan. Dan saya percaya; semua pandangan-pandangan saya yang konstruktif ini, pasti diterima oleh para ketua, pengurus DPD BM PAN dan tentu kader-kader BM PAN yang ada di wilayah DKI. Apalagi saya inikan kader murni, yang lahir dan besar dari dalam rahim BM PAN. Saya yakin mereka punya intuisi yang baik untuk memilih ketua BM PAN DKI dimuswil nanti.

Berarti anda sudah benar-benar siap maju di Muswil BM PAN DKI?

Insyaallah, saya tidak hanya siap maju, tapi saya siap membangun BM PAN DKI Jakarta lima tahun kedepan. (Ilias & Dahimin)

 

Leave a Reply

*