Donald Trump Hingga Klub Al Ittihaj

Donald Trump Hingga Klub Al Ittihaj

Faktual.co.id – Saat ini, masyarakat dunia lagi mendidih soal ujaran Donald Trump pindahin Kadubes Amerika di Israel ke Al quds (Yerusalem). Beberapa saat setelah congor Trump muntah soal Ibukota Israel, PBB bikin pertemuan mendadak. Kemarin (18/12/2017), PBB dan Uni Eropa tolak mentah-mentah ide keblinger Trump.
 
Meskipun Netanyahu menyambangi negara-negara Eropa minta dukungan keinginan Trump soal resolusi Israel-Palestina, tapi negara-negara Eropa dan PBB seakan-akan menendang bokongnya Amerika. Menolak Al quds sebagai ibukota Israel. Dari Prancis, Jerman hingga Rusia; menolak dengan muka geram pada Amerika saat pidato diplomatik.
 
Tapi memang dasar negara begal bersejarah para Coboy. Tetap keukeuh membela syahwat Trump. Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan draf resolusi PBB menolak ide Trump merupakan penghinaan bagi Amerika. Masa bodoh ! Memang pantas dihina.
 
Seturut sentimen warga lini masa menolak haet speech Trump, sebuah akun youtube bernama Dhil Achi empat hari lalu (15/12/2017) bikin geger youtuber. Dia upload video koreo supporter Al Ittihaj dengan caption “SubhanAllah !! Suporter Sepak Bola merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW di Stadion.” Sontak dia punya upload video itu bikin warga net geger bukan kepalang. Video youtube itu kadung bikin warga net ikutan latah.
 
Warga net pun diplintir opininya. Pasalnya tak sedikit yang mengamini, kalau itu supporter Brussia Dormund sedang bersalawat nabi. Brussia Dormund; salah satu klub papan atas di Liga Jerman. Supporter ber- jersey kuning mirip supporter Dormund yang tumpah di tribun, bikin koreo bertulis kalimat Arab dengan lafaz “Habibii Ya Rasulullah ini, diplintir berbagai rupa.”
 
Pada hal usut punya usut, ternyata itu aksi simpati klub Al Ittihaj di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, 20 Februari 2015 lalu. Video itu sempat viral dan trending beberapa hari di youtube. Tapi itu dua tahun lalu saat Al Ittihaj berlaga. Salah satu klub papan atas di Liga Arab Saudi.
 
Setelah akun youtube Dhil Achi, Akun Muhammad Rosuli juga bikin dia punya hoax dengan meng-upload video yang sama di youtube pada 16/12/2017, dengan cuption “Brussia Dormund Bershalwat, Gema Pujian untuk Nabi saat tanding.” Lagi-lagi inipun bikin warga net nyinyir bukan kepalang.
 
Memang setelah hate speech Trump soal Ibukota Israel, publik; terutama di lini masa; membuat blokade-blokade informasi setebal-tebalnya antar sesama warga net. Semua hal ihwal berbau Arab; pun semua hal ihwal berbau Barat atau Yahudi; dihela menjadi vis a vis Israel versus Palestina.
 
Media informasi digital yang melekat saban hari di alam imajinasi warga net, sudah kadung kecele berhadap-hadapan. Tinggal dikasi tabrak saja antara Palestina minded dan Israel minded. Tak perlu analisa fakta. Atau mengurutkan fakta satu per satu. Semuanya asal. Asal nyampah di sosmed. Yang penting hantam kromo. Memang, emosi sektarian di lini masa sudah kadung tinggi tensinya.
 
Kalau otak itu seperti cawan, mungkin isi informasi hoax sudah penuh sampai di tubir cawan. Tinggal meluap dan tumpah kemana-mana. Tak pelak hoax pun tak apa. Seperti supporter Dormud yang dibilang bersalawat di tribun. Walhasil, kadang-kadang kita ngeri sendiri.
 
Betapa setelah hate speech Trump itu menjadi suatu provokasi yang membelah-belah masyarakat dunia menjadi sangat dikotomik. Blok-blok sosial itu tumpah dari lini masa hingga ke fakta kehidupan sehari-hari masyarakat. Ada Apa dengan konspirasi global ala Trump? Orang saling klaim sana-sini
 
Saya teringat tesis The clash of civilizations punya Samuel P. Huntington. Setelah tesis fenomenal itu; masyarakat dunia dibela jadi dua. Barat yang dicitrakan democratism dan Arab (islam) yang dibikin jadi fundamentalism? Kini Trump bikin dia punya ulah. Politik dunia dibikin jadi dualisme secara ekstrem. Yang pro Israel dan Palestina. Mereka yang tak waras, lalu menanggapi dengan hoax agak sembrono. Seperti rekaan supporter Brussia Dormund yang berselawat di tribun. Astaga !
Penulis : Munir Sara
 

Leave a Reply

*