Dua Gigantik Eropa Bertaruh Pamor

Dua Gigantik Eropa Bertaruh Pamor

Faktual.co.id – Dua raksasa sepak bola Eropa; Real Madrid dan Paris Saint Germain, akan berduel di Santiago Bernabeu, Kamis (15/2/2018) pukul 02.45 WIB.  Setelah luruh harapan di La Liga dan Copa Del Ray musim ini, menjamu PSG di babak 16 besar Liga Champions, sekan menjadi pertaruhan marwah bagi klub dengan julukan “bertabur bintang (Los Galacticos).”  Setelah menekuk Real Sociedad 5-2 (11/2) dalam laga La Liga, seakan menjadi titik balik Real Madrid, setelah melemah di beberapa laga sebelumnya. Ronaldo sebagai mesin gol Madrid, pun diprediksi telah menemukan bentuk permainananya, setelah beberapa pertandingan sebelumnya turun performa.

Di berbagai media sepak bola, merilis pertandingan Real Madrid kontra PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, sebagai adu gengsi dua gigantik Eropa, pun antara pemain terbaik dunia (Cristiano Ronaldo) dan pemain termahal dunia (Neymar). Cristiano Ronaldo (33) dan Neymar Jr (26), diadu secara diametral dalam pertaruhan pamor dua klub bola raksasa Eropa.

Berdasarkan rilis us.soccerway.com yang dirangkum, El Real sendiri terakhir bertemu PSG adalah di fase grup musim 2015/2016. Hasil imbang 0-0 di Paris, kemudian menang 1-0 di Spanyol melalui gol semata wayang Nacho. Dalam catatannya, Los Blancos tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhirnya melawan klub-klub asal Prancis, sejak kalah 0-1 dari Lyon di leg pertama babak 16 besar musim 2009/2010.

Tak cuma itu, pada lima laga terakhirnya melawan klub-kulub asal Prancis, Madrid acap kali clean sheet, dan mencetak total 10 gol. Dalam papan top score sementara Liga Champions 2017/2018, Ronaldo tetap di posisi puncak dengan mencetak 9 gol. Selisih 3 gol dari Neymar yang baru mencetak 6 gol. Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol pertama di enam laga fase grup Liga Champions.

Sementara dari rekam jejaknya, PSG dua musim berturut-turut di Eropa pernah menyingkir Real Madrid, yaitu pada perempat final UEFA Cup 1992/93 (1-3 tandang, 4-1 kandang), dan perempat final European Cup Winners’ Cup 1993/1994 (1-0 tandang, 1-1 kandang). PSG sendiri belum pernah kalah di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun perlu dicatat, PSG tak pernah mendulang kemenangan dalam empat laga tandang terakhirnya ke negeri Matador.

Sisi lain dari laga panas Real Madrid vs PSG adalah soal tekanan terhadap pelatih Real Madrid. Dari sisi statistik kepelatihan, Zinedine Zidane terpuruk di Copa Del Rey dan La Liga musim ini. bahkan ada suara sumbang yang menyembul, meminta agar Zidane dipecat setelah kalah dari Villarreal. “REAL MADRID fans are calling for Zinedine Zidane to be sacked after their shocking defeat to Villarreal.” Begitu tulis express.co.uk pasca Madrid kalah 0-1 saat menjamu Villareal di Santiago Bernabeu (13/1/2018).

Menghadapi tekanan terhadapnya jelang menjamu PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champion, di laman situ resmi Real Madrid, Zidane katakan “Kami akan memberikan segalanya dan para pendukung akan berada bersama-sama dengan tim. Saya sangat senang dapat memainkan pertandingan seperti ini dan saat ini tidak ada tekanan yang khusus. Kami telah mempersiapkan pertandingan ini seperti biasanya dan memang benar bahwa akan selalu ada tekanan tapi itu adalah sesuatu yang biasa. Seperti yang selalu saya katakan, saya akan menikmatinya”.

Terhadap berbagai tekanan terhadapnya, Zidane menanggapi dengan tenang, “Ini bukanlah satu final bagi saya, ini adalah satu pertandingan Champions dan yang harus kami lakukan adalah memainkan sepakbola yang bagus. Nantinya akan ada konsekuensi. Jika kami bermain bagus maka kami akan memiliki peluang besar”.

Di sisi lain, jelang laga tandang ke Santiago Bernabeu, bomber PSG Neymar Jr katakan, dirinya yakin PSG mampu menyingkirkan Real Madrid di fase 16 besar Liga Champions. ia akui, Madrid tim yang tangguh, namun PSG juga punya peluang menang.

“Kami tahu itu akan jadi laga yang sulit. Pemain Real Madrid telah bermain bersama bertahun-tahun dan mereke mengincar gelar ketiga beruntun,” ujar Neymar dilansir dari Soccerway.”Tapi saya tahu kami bisa mengalahkan mereka. Kami ingin membuat sejarah dan kami akan melakukan segala kemungkinan untuk mengalahkan mereka,” demikian pungkas pemain yang diboyong dari Barca seharga £ 222 juta atau setara Rp.3,5 triliun ***

 

Penulis : Munir S & Gazali

Editor : Ibnu

 

Leave a Reply

*