Anggota DPR-RI Asal NTT, Kutuk Keras Teror Bom di Surabaya

Anggota DPR-RI dan Ketua Umum BM PAN, Ahmad Yohan (foto : Red/F)

Faktual.co.id- Anggota DPR RI asal NTT dan ketua umum Barisan Muda Penegak Amant Nasional (BM PAN), Ahmad Yohan, mengutuk keras peristiwa teror bom tiga gereja di Surabaya. Tiga gereja itu adalah di Gereja Katolik Santa Maria Tak bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Surabaya di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna, Minggu (13/5).

Korban dari peristiwa ini, berdasarkan laporan Humas Polda Metro Jaya, menimbulkan 6 orang korban jiwa dan 35 orang korban luka-luka. “Sekarang 35 orang yang berada di rumah sakit. Saya akan terus sampaikan perkembanganya.” Demikian keterangan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung kepada awak media.

Yohan yang juga Wasekjen DPP Partai Amant Nasional (PAN), mengatakan, peristiwa teror bom ini tidak dibenarkan atas nama apapun. “Meski belum terkuak apa motif di balik peristiwa yang memilukan ini, kita harus mengutuknya dengan keras, kerena peristiwa ini, menyebabkan korban jiwa dan menimbulkan instabilitas di tengah-tengah masyarakat. Sebagai umat beragama, teror bom tiga gereja di Surabaya ini melukai rasa kemanusiaan kita.  Mencedarai rasa kebangsaan kita, karena hal ini menimpa saudara-saudara kita umat Katolik. Apalagi peristiwa ini terjadi di hari Minggu. Hari dimana saudara-saudara kita umat Katolik akan menjalankan ibadah di gereja.”

Lebih lanjut, Yohan meminta aparat, mengusut tuntas dengan semua infrastruktur aparat yang ada, baik Polri maupun TNI. “Pelaku teror dan aktor intelektual di baliknya harus dilacak dan ditangkap. Sungguh Biadab! Habis polisi dibunuh di markasnya, sekarang giliran rakyat dibunuh di rumah ibadah yang suci. Usut tuntas, tangkap dan hukum berat dalang dan pelakunya. Kalau sudah begini keadaannya maka Polri dan TNI harus bergerak dalam satu posko terpadu utk mencegah agar peristiwa serupa tidak terulang lagi.”

“Atas nama Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) dan wakil masyarakat NTT di DPR-RI, saya turut berduka cita pada keluarga korban teror bom di Surabaya. Semoga peristiwa serupa tidak terulang kembali dengan alasan apapun,” demikian tegas Yohan (Ak-H)

Leave a Reply

*