Peringati Hari Pahlawan, FISIPOL UMK Gelar Aksi Bersih-bersih

Peringati Hari Pahlawan, FISIPOL UMK Gelar Aksi Bersih-bersih (Foto Red-F)

Faktual.co.id– Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018, banyak komponen anak bangsa yang menggelar berbagai kegiatan dalam memaknai semangat juang para pahlawan. Termasuk segenap civitas akademika Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) yang pada Sabtu pagi (10/11) menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Ecowisata Mangrove Oesapa.

Dibawah komando Idris M. Ali, S.Sos, M.Si selaku Dekan FISIPOL UMK, para mahasiswa dari empat program studi didampingi para dosen dan karyawan bergotong-royong memungut sampah-sampah plastik yang berserakan di obyek wisata tersebut. Di sela-sela mengawasi pembersihan salah satu obyek wisata andalan di Kota Kupang ini, Idris menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar dalam memperingati Hari Pahlawan 10 November 2018 dan juga bagian dari rangkaian kegiatan Milad Muhammadiyah ke 106 M. “Di Hari Pahlawan ini, kami ingin memupuk jiwa kepahlawanan para mahasiswa. Kita berharap dengan keberanian dan pengorbanan mereka memungut banyak sampah plastik di rawa-rawa hutan Bakau atau Mangrove ini, akan terbentuk jiwa kepahlawanan para anak muda ini”, demikian uraian sang dekan yang enerjik ini.

Di tempat yang sama terlihat para mahasiswa sangat antusias membersihkan hutan bakau dari banyaknya sampah plastik yang merupakan sampah buangan dari para pengunjung. Hampir 300 mahasiswa baik laki-kaki maupun perempuan berjibaku mangangkut sampah-sampah tersebut. Berkubik sampah kemudian terkumpul untuk dibawa tempat pembuangan akhir. Salah seorang mahasiswa Program Studi Sosiologi yang ditemui di lokasi tersebut bernama Abdul Haris Pakro berujar: “Saya senang dengan aksi bersih-bersih ini. Kami bisa angkut sampah bersama kawan-kawan. Saya menghimbau anak muda untuk bersemangat menjaga kebersihan dan menyelematkan lingkungan hidup. Marilah segera hentikan kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan.”

Dalam pantauan langsung wartawan, kawasan Ecowisata Mangrove di Kelurahan Oesapa Barat ini memang sangat indah. Selain hutan Bakaunya yang lebat, pengelola juga menyediakan jembatan khusus bagi para pengunjung untuk manjakan mata. Pemandangannya sungguh sangat indah karena memadukan area hutan dan pantai. Sayangnya keindahannya dirusak oleh banyaknya limbah plastik yang menumpuk di rawa-rawa.

Di akhir aksi bersih-bersih ini, Idris juga berharap: “Harus disediakan penampungan sampah organik dan non organik. Perlu ditumbuhkan kesadaran pengunjung untuk jaga kebersihan. Memasang papan peringatan sangat urgen untuk dilakukan.” Secara kelembagaan FISIPOL UMK juga berencana untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak yang peduli dengan penyelamatan lingkungan hidup, terutama sinergi dengan Pemerintah Kota Kupang. [Handa]

Leave a Reply

*