Yohan, Hati-hati dengan Penetrasi Budaya Asing

Anggota DPR RI Ahmad Yohan dalam kegiatan sosialisasi 4 pilar bangsa di Balai Desa Postoh, Kec. Larantuka, Kab. Flores Timur (6/Sept/2018)

Faktual.co.id –  Dalam sosialisasi empat pilar bangsa di Kelurahan Postoh, Kec. Larantuka, Kab. Flores Timur (6/September/2018), anggota DPR RI, Ahmad Yohan katakan, saat ini kedaulatan kita sebagai bangsa tengah terancam oleh kekuatan modal global melalui investasi asing. Menurutnya, dengan ambisi pembangunan infrastruktur yang besar, sementara anggaran terbatas, membuat pemerintah mau tidak mau berharap pada investasi asing dan berhutang.

“Saat ini hutang LN Indonesia sudah mendekatai Rp.5 ribu triliun. Meskipun rasio terhadap GDP terbilang masih aman bila dibandingkan dengan negara-negara emergin market lainnya, namun hal tersebut menjadi beban negara. Jadi APBN kita besar, tapi isinya kebanyakan hutang.” Dengan demikian menurutnya, kedaulatan ekonomi Indonesia menjadi rapuh karena bergantung pada lembaga pemberi utang dan investor asing.

Lanjutnya, aliran modal asing itu tidak datang sendirian, tapi mereka juga membawa kebudayaan dan nilai-nilai baru ke dalam sistem nilai masyarakat Indonesia. Akibatnya kearifan lokal kita yang terikat oleh nilai budaya dan keagamaan, tergerus oleh budaya luar, terutama budaya Barat yang liberal, kapitalis dan hedon. Identitas keindonesiaan kita yang agamis akan punah dan tergerus oleh erosi westernisasi yang masuk bersama aliran modal.

Dalam acara sosialisasi empat pilar bangsa yang diselenggarakan di balai kelurahan Postoh, Yohan ingatkan warga agar memperkuat wawasan kebangsaan.”paham kebangsaan kita berdiri di atas landasan regiusitas yang telah melebur menjadi sistem kebudayaan orang Indonesia. Oleh karena itu, paham kebangsaan dan keagamaan harus terus diasah dalam berbagai kegiatan sosial. Dalam rangka memperkuat kedaulatan bangsa dalam praktek kehidupan sehari-hari,” demikian tegas Yohan.

Dalam acara yang sama, Lurah Postoh, Kalsum Belaga kepada Faktual.co.id mengatakan sangat berterima kasih pada Yohan yang menyelenggarakan sosialisasi empat pilar bangsa di desa Cilember. “kami beerterima kasih pada pak Yohan. Masyarakat juga membutuhkan pencerahan soal pemahaman kebangsaan. Oleh karena itu, kalau bisa kegiatan seperti bisa diadakan sesering mungkin terhadap masyarakat.”

 

Leave a Reply

*