Demokrasi Ekonomi Pilar Persatuan Bangsa

Anggota DPR, Ahmad Yohan pada acara sosialisasi 4 Pilar bangsa di desa Bloto, kecamatan, Adonara Timur, kab. Flores Timur (Foto ; Qmr/F)

Jumat, (1/2/2019), berlokasi di desa Bloto, kecamatan, Adonara Timur, kab. Flores Timur, anggota DPR RI Ahmad Yohan gelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Bangsa bersama warga dan tokoh masyarakat. Dalam paparannya, Yohan bicara soal ekonomi sebagai pilar integrasi sosial. Disparitas ekonomi menurutnya, dapat menimbulkan gesekan sosial bahkan menjurus ke disintegrasi bangsa, karena adanya kesenjangan kesejahteraan antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Kita ambil contoh, gerakan Aceh Merdeka atau saparatis Papua, semuanya karena problem kesenjangan antara kawasan Timur dan Jawa-Sumatera. Mereka menuntut keadilan secara ekonomi, karena SDA mereka berlimpah tapi distribusi kue pembangunan dari pusat tidak merata,” demikian penjelasannya.

Menurutnya, saparatisme yang mengancam NKRI, bukan semata-mata persoalan politik, tapi kesejahteraan ekonomi sebagai pemantik; yang menyebabkan keratakan sosial. Demokrasi kita jangan hanya dari politik praktis saja, tapi juga distribusi ekonomi. Dengan demikian, kebijakan pembangunan itu prinsipnya adalah memperkecil disparitas kesejahteraan. Oleh karena itu, perlu distribusi kebijakan pembangunan, harus memperhatikan prinsip keadilan dalam bernegara.

Dalam acara yang sama, tokoh masyarakat Bloto, ustat Umar; ucapkan terima kasih atas terselanggaranya acara sosialisasi empat pilar bangsa di wilayahnya. “warga seperti kami butuh juga pencerahan, biar wawasan kami tentang kebangsaan juga bertambah. Masyarakat kami tak semuanya sekolah. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini juga membuka wawasan mereka tentang kebangsaan (Ey/F).

 

Leave a Reply

*