Yohan Minta OJK Awasi Investasi Bodong

Anggota DPR RI Komisi XI, Ahmad Yohan bersama OJK dan BI dalam workshop pengenalan nilai nominal uang logam rupiah di Bajawa, Kamis (15/02/2018)

Faktual.co.id – Bersama mitranya di komisi XI DPR RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), menggelar Workshop bertajuk Pengenalan Nilai Nominal Uang Logam Rupiah di Bajawa, Kamis (15/02/2018). Dalam sambutannya pada pembukaan Workshop, Anggota DPR RI Komisi XI Ahmad Yohan tegaskan, pentingnya pengawasan OJK terhadap lembaga keuangan; baik bank maupun non bank. Sejauh ini, praktek shadow banking, banyak merugikan masyarakat dengan modus investasi bodong.

Sejauh ini, berdasarkan rilis OJK akhir September 2018, praktek investasi bodong telah merugikan masyarakat sebesar Rp105,81 triliun. Oleh karena itu, dalam sambutannya, Yohan juga tegaskan, agar OJK sebagai stake holder DPR, perlu bersama-sama DPR memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang investasi yang sehat dan tidak berisiko. Demikianpun kepada BI, ia berharap, tetap menjaga suku bunga kredit usaha perbankan yang tidak memberatkan pelaku usaha untuk akses permodal UKM.

Dalam paparan materinya, perwakilan OJK Kupang; Dony Prasetio juga sampaikan, keberadaan bank perlu diawasi, karena bisnis perbankan adalah bisnis kepercayaan masyarakat. Jika bank lebih banyak melakukan freud atau tindak kejahatan perbankan, maka masyarakat tidak akan percaya pada bank. Oleh karena itu tegasnya, OJK akan lebih maksimal mengawasi bisnis lembaga keuangan, baik bank maupun non bank yang terdaftar dalam kegiatan investasinya di tengah-tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama,  BI Perwakilan Kupang; Joko Srihartanto, dalam paparan materinya mengatakan, mata uang rupiah adalah simbol kedaulatan NKRI. Oleh karena itu, masyarakatpun perlu mewaspadai peredaran uang palsu. Ia mengingatkan, menjelang pemilu biasanya banyak uang palsu yang beredar. Oleh karena itu, dalam kegiatan transaksi, mata uang rupiah harus dipastikan keasliannya melalui cara 3D – dilihat, diraba, dan ditrawang (Q/f)

Leave a Reply

*