Gilas Sunderland,Arsenal puncaki Premiere League

Sunderland - Arsenal kini berada di puncak klasemen Premier League. Hasil itu didapat The Gunners setelah mereka menang telak Sunderland dengan skor 4-1 (foto : istimewa)

Sunderland – Arsenal kini berada di puncak klasemen Premier League. Hasil itu didapat The Gunners setelah mereka menang telak Sunderland dengan skor 4-1 (foto : istimewa)

 

Faktual.co.id– Bermain di Stadium of Lights kandang Sunderland Sabtu (29/10/2016) malam WIB, Arsenal menyudahi babak pertama dengan keunggulan satu gol yang dilesakan Alexis Sanchez. Sunderland sempat menyamakan kedudukan 1-1 di pertengahan babak kedua, melalui eksekusi penalti Jermaine Defoe.

Namun The Gunners kemudian ‘meledak’ dengan mencetak tiga gol cepat dalam kurun kurang dari tujuh menit. Pemain pengganti, Olivier Giroud mencetak gol kedua dan ketiga Arsenal pada menit 71 dan 76. Gol terakhir tim tamu kembali datang dari Sanchez di menit 78.

Skor 4-1 ini mengantar Arsenal naik ke puncak klasemen Premier League. Setelah 10 pertandingan terlalui skuat besutan Arsene Wenger mengumpulkan 23 poin hasil tujuh kemenangan, dua kali imbang dan sekali kalah.

Namun Arsenal bisa kembali tergeser dari posisi tersebut karena beberapa pesaing utamanya masih belum bertanding. Manchester City dan Liverpool bisa merebut posisi teratas malam ini jika bisa meraih kemenangan besar atas lawan-lawanya. The Citizens akan bertamu ke West Bromwich Albion, sementara The Reds berhadapan dengan Crystal Palace.

Untuk Sunderland, kekalahan ini makin membenamkan mereka di dasar klasemen, dengan baru dua poin dikumpulkan. The Black Cats bahkan kini tercatat sebagai klub dengan start terburuk sepanjang sejarah Premier League.

Jalannya Pertandingan

Arsenal langsung menekan dengan Alexis Sanchez memburu sebuah backpass ke arah kiper Sunderland Jordan Pickford. Ketika Pickford menendang bola, Alexis Sanchez pun berusaha menghadang. Bola kena tangannya, handball, dan tendangan bebas buat Sunderland.

Usaha Alex Oxlade-Chamberlain menyundul bola hasil umpan silang di menit ke-4 masih digagalkan John O’Shea yang memenangi duel udara. Bola melambung keluar, dengan Pickford juga masih berusaha mengamankan dengan melompat dan menepisnya.

Sebuah peluang bagus buat Arsenal hadir di menit ke-13. Di tepi kotak penalti Alexis Sanchez melihat penetrasi Mesut Oezil di kanan dan ia pun mengirim umpan terobosan. Oezil menguasai bola lalu menembak, tapi masih bisa diamankan Pickford.

Arsenal akhirnya unggul di menit ke-19. Berawal dari umpan silang Oxlade-Chamberlain di sisi kanan, Alexis Sanchez menyambut dengan tandukan keras di depan gawang dan mengubah skor jadi 1-0.
Lima menit berselang Sunderland berhasil menyamakan kedudukan melalui Jermaine Defoe yang membelokkan ke dalam gawang bola hasil tendangan Khazri. Namun wasit membatalkannya karena Defoe sudah berdiri dalam posisi offside.

Peluang terakhir Arsenal di babak pertama datang melalui serangan balik cepat yang mereka bangun. Mesut Oezil mencoba melob bola saat berada di muka kotak penalti dan melihat kiper Pickford sudah mengadangnya. Tapi bola yang dicungkil Oezil dalam posisi satu lawan satu tersebut kurang tinggi sehingga Pickford masih bisa menangkapnya.

Sunderland tampil lebih agresif di babak kedua, dengan beberapa serangan berhasil dikreasikan. Yang pertama terjadi di menit 48 ketika Ndong menusuk dari sayap kanan dan melepaskan umpan terukur ke tiang dekat, namun Defoe gagal menyambarnya. Sementara di kesempatan berikutnya striker senior itu tertangkap offiside saat melepaskan tendangan melenceng di dalam kotak penalti.

Penalti untuk Sunderland! Wasit menunjuk titik putih setelah Petr Cech melakukan pelanggaran pada Duncan Watmore. Pemain muda Sunderland itu sebelumnya memanfaatkan kesalahan Shkodran Mustafi yang menunggu bola terlalu lama.
Maju sebagai eksekutor, tendangan Defoe gagal dihalau Cech. Skor kini 1-1.
Tak lama setelah gol tersebut Wenger membuat pergantian di skuatnya. Dia memasukkan Olivier Giroun dan menarik Alex Iwobi. Kedatangan Giroud memberi efek instant untuk Arsenal, karena mereka kemudian berhasil mencetak tiga gol dalam kurun tujuh menit.

Yang pertama dibuat Giroud di menit 71, atau sekitar dua menit setelah dia masuk lapangan. Gol itu diawali tusukan yang dilakukan Sanchez dari tengah lapangan dan melanjutkannya dengan melepaskan umpan pada Kieran Gibbs yang berada di sisi kiri. Crossing yang dilepaskan Gibbs disambar Giroud dengan kaki kirinya untuk menempatkan bola ke dalam gawang.

Lima menit berselang, tepatnya pada menit 76, Giroud kembali menjebol gawang The Black Cats. Kali ini dia melakukannya menggunakan kepala, meneruskan umpan tendangan sudut.

Belum hilang kegembiraan pemain dan pendukung Arsenal, gol keempat tercipta melalui Sanchez. Dari jarak dekat Sanchez berhasil melepaskan diri dari kawalan Djilobodji untuk kemudian melepaskan tembakan yang gagal dihalau kiper Pickford.

Tidak ada gol tambahan dibuat kedua tim sampai pertandingan tuntas. Kemenangan 4-1 didapat Arsenal dan mereka berhak bertengger di puncak klasemen.

Susunan pemain

Sunderland: Jordan Pickford; John O’Shea (’42 Papy Djilobodji), Lamine Kone, Patrick Van Aanholt, Billy Jones, Steven Pienaar (’70 Adnan Januzaj), Jack Rodwell, Didier N’Dong, Wahbi Khazri, Duncan Watmore (’84 Lynden Gooch), Jermain Defoe

Arsenal: Petr Cech; Laurent Koscielny, Shkodran Mustafi, Kieran Gibbs, Héctor Bellerín, Mesut Oezil, Francis Coquelin (’89 Ainsley Maitland-Niles), Mohamed Elneny, Alexis Sánchez, Alex Iwobi (’69 Olivier Giroud), Alex Oxlade-Chamberlain (’78 Aaron Ramsey)

Leave a Reply

*