Primus Ucapkan Selamat Hari Guru

Anggota DPR Periode 2014-2019 Primus Yustisio (Foto : Ay/Faktual.co.id)

Anggota DPR Periode 2014-2019 Primus Yustisio (Foto : Ay/Faktual.co.id)

Faktual.co.id – Jumat, 25 November 2016, anggota DPR RI Primus Yustisio mengucapkan selamat hari guru kepada guru yang ada di seluruh Indonesia. “Selamat hari guru, kita patut memberikan apresiasi kepada para guru se-Indonesia, yang begitu berjasa dalam membentuk karakter anak bangsa melalui jalur pendidikan.”

Anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat V ini juga berharap kepada pemerintah, agar kesejahteraan guru menjadi prioritas pemerintah dalam menetapkan APBN. “Sejauh ini, jika kita bandingkan dengan negara-negara tetangga, kesejahteraan guru di Indonesia masih jauh tertinggal  bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

Di negara kecil seperti Brunai misalkan, gaji minimum yang diterima oleh seorang guru di Brunei Darussalam sebesar 1.000 BND /bulan atau setara dengan Rp 9.695.150,-/bulan. Sedangkan untuk rata-rata gaji guru di Brunei Darussalam bisa mencapai 2.500 BND /bulan atau Rp 24.237.875,-

Di Malaysia juga profesi guru sangat dihormati dan diperhatikan kesejahteraannya oleh Pemerintah. Gaji minimum guru di negara Malaysia mencapai 1.200 RM /bulan atau Rp 3.860.220,- Sedangkan gaji rata-rata guru di Malaysia bisa mencapai 6.982 RM /bulan atau Rp 22.460.047,- /bulan. Sedangkan di Indonesia,  Indonesia sendiri dengan gaji guru rata-rata hanya US$ 2.830 atau sekitar Rp 34,4 juta per tahun.

Jika kita lihat negara-negara maju, mereka sudah benar-benar memperhatikan nasib gurunya. Oleh sebab itu, pendidikan di negara-negara maju itu terus meningkat.The Guardian, pada  tahun 2014 pernah merilis, dari 30 negara yang menjadi anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development), Swiss adalah negara yang memberikan upah guru terbesar, yaitu US$ 68.820 pertahun atau sekitar Rp 837 juta (kurs: Rp 12.176/US$).

Menariknya, gaji guru di Swiss bahkan lebih tinggi dari rata-rata gaji pekerja di negara tersebut, yaitu sekitar US$ 50.000 pertahun. Posisi Swiss diikuti oleh Belanda, Jerman dan Belgia. Indonesia sendiri menempati posisi paling buncit dengan gaji guru rata-rata hanya US$ 2.830 atau sekitar Rp 34,4 juta per tahun.

Menurut Primus, sebagai negara yang sedang berkembang, pendidian harus menjadi prioritas utama dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Tentu guru menjadi prioritas utama dalam menunjang peningkatan SDM di Indonesia.” Olehnya itu, harapan anggota DPR RI dari PAN ini, agar di hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November, menjadi momentum pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib guru. “Selamat hari guru, semoga guru tetap berjaya dan menjadi ujung tombak pendidikan di Indonesia,” demikian tutup Primus. [Sy-K]

Leave a Reply

*