SMC; Pasukan Garuda Dari Unsur Polri Tertangkap Di Sudan

SMC; Pasukan Garuda Dari Unsur Polri Tertangkap Di Sudan

Faktual.co.id – Pasukan asal Indonesia yang tergabung dalam Misi Perdamaian Gabungan Uni Afrika (UNAMID) di bawah Perserikatan Bangsa Bangsa di Darfur Utara, Sudan, ditangkap aparat setempat pada Jumat, 20 Januari 2017 karena terlibat perdagangan Senjata Ilegal.

Berdasarkan rilis The Sudanese Media Centre (SMC) pada 21 Januari 2017, senjata dan amunisi diselundupkan meliputi 29 Kalashnikov senapan, 4 senjata, 6 senjata GM3 dan 61 berbagai pistol selain jumlah besar amunisi. UNAMID dikabarkan meluncurkan penyelidikan setelah mengkonfirmasikan insiden itu.

Oleh SMC mengabarkan pasukan  UNAMID asal Indonesia itu diketahui melakukan aksi penyelundupan, setelah melakukan pergantian tugas. Sebelumnya, Minggu lalu, Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan gugus tugas yang terdiri dari 140 personil untuk Darfur, sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) misi penjaga perdamaian untuk menggantikan tim sebelumnya.

Misi hybrid telah dikerahkan di Darfur sejak Desember 2007 dengan mandat untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil di wilayah Sudan barat itu. Ini adalah dunia pasukan penjaga perdamaian internasional terbesar kedua dengan anggaran tahunan $ 1.350.000.000 dan hampir 20.000 tentara.

Menurut Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arrmanatha Nasir  pada 23/01/2017, “benar adanya, bahwa ada anggota pasukan Garuda yang bergabung dalam UNAMID di Darfur-Sudan yang tertangkap. Pihak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun tengah melakukan menginvestigasi terkait kasus ini.”

Lebih lanjut menurut Arrmanatha, pasukan yang ditangkap berasal dari unsur Polri.  ”Informasi awal yang kami terima dari pasukan Polisi Indonesia, senjata tersebut bukan milik mereka.” Anggota Polri tersebut ditahan pada 20 Januari saat hendak meninggalkan Bandara Al Fashir, Darfur, Sudan. [Sy-K]

 

 

 

Leave a Reply

*