Media Asing Beritakan 26 Orang Tewas Dalam Kerusuhan Papua

Bumbungan api saat kerusuhan di Wamena (Foto : Bloomberg)

Faktual.co.id-Ada  26 orang yang tewas serta puluhan lainnya luka-luka ketika bentrokan baru meletus di wilayah Papua yang bergolak, menurut pejabat militer dan polisi. Demikian rilis Bloomberg.com edisi 23/9/2019.

Para pengunjuk rasa bentrok dengan polisi dan militer di kota-kota Jayapura dan Wamena pada hari Senin (23/9) setelah adanya isu tentang seorang siswa yang dilecehkan secara rasial menjadi viral di media sosial.

Menurut juru bicara kepolisian Papua Ahmad Musthofa Kamal, dua puluh dua dari mereka yang tewas berada di Wamena saja, sebuah kota di wilayah pegunungan Papua. Bentrokan itu juga menyebabkan 72 orang terluka, dan belasan kendaraan, rumah, dan gedung pemerintah dibakar dalam kerusuhan sepanjang hari, katanya dalam sebuah pernyataan.

Sebagaimana yang dikutip Faktual.co.id, wilayah Papua yang kaya sumber daya diguncang oleh protes separatis bulan lalu, memaksa pihak aparat kemanan untuk mengerahkan pasukan tambahan untuk menumpas kekerasan yang menargetkan bangunan pemerintah dan tentara.

Wilayah ini adalah rumah bagi tambang tembaga dan emas Grasberg, yang dioperasikan oleh Freeport-McMoRan Inc. dan proyek Tangguh LNG yang dijalankan oleh BP Plc.

Terletak di bagian barat pulau New Guinea, Papua menjadi bagian dari Indonesia setelah referendum kontroversial yang didukung PBB pada tahun 1969. Konflik puluhan tahun antara separatis dan pemerintah terjadi, dengan yang belakangan dituduh melakukan pelanggaran HAM berulang-ulang, deforestasi yang merajalela. dan eksploitasi sumber daya alam (Ms/F)

Leave a Reply

*