Warga Minta Bupati Alor Tetapkan Pejabat Kades Pulau Buaya

Warga Minta Bupati Alor Tetapkan Pejabat Kades Pulau Buaya

Faktual.co.id– Pilades Pulau Buaya, Kecamatan Alor Barat Laut (Abal) menemukan titik terang pasca sengketa. Meski melakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU), perolehan suara tetap imbang antara Cakades 01 Kasim anwar dan 03 Sahabuddin Musa.

Akibat perolehan suara yang tetap imbang pada PSU, maka sengketa Pilkades diserahkan pada Pemerintah daerah Kabupaten alor untuk ditindaklanjuti sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

Demi menjaga tidak adanya kekosongan aktivitas pelayanan pemerintah di desa Pulau Buaya, beberapa warga masyarakat Pulau Buaya menginginkan agar Pemkab Alor segerah menetapkan pejabat Kepala Desa. Warga juga menolak adanya desakan untuk menetapkan hasil Pilkades pertama, karena akan memicu konflik antar warga.

“Demi menjaga agar tidak ada masalah lanjutan, maka kami minta Pemda Alor, agar membatalkan seluruh hasil Pilkades. Kegiatan pemerintahan sementara dijalankan oleh pejabat kepala desa.” Demikian ujar salah seorang warga Pulau Buaya yang enggan menyebut namanya.

Sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Pasal 55, 56, 57, dan 58 menjelaskan bahwa pengangkatan Penjabat Kepala Desa adalah untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Desa. Dalam rangak mengisi kekosongan jabatan tersebut, penjabat kepala desa menjalankan tugas, wewenang, hak dan kewajiban penjabat kepala desa sama dengan kepala desa definitif (Dk/F)

 

 

Leave a Reply

*