Sekjen BM PAN Beberkan Dominasi Dinasti Zulhasan

 

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan adik kandungnya, Zainuddin Hasan mantan ketua DPW PAN Lampung (foto L istimewa/f)

Faktual.co.id– Menepis anggapan dominasi Amien Rais di Partai Amanat Nasioanl (PAN), Sekretaris Jenderal Achmad Qayyimel Alofi katakan, justru yang lebih dominasi di PAN ini dinasti Zulkifli Hasan. “Lihat saja, yang jadi ketua DPW PAN Lampung adik kandung Zulhas, yang sekarang jadi napi korupsi. Ketua DPW PAN Bengkulu, Helmi Hasan, juga adik kandung Zulhas, Ketua DPRD DKI juga anak kandungnya.

Jadi menurut Lofi, yang ingin membangun dominasi di PAN ini justru Zulhas dan dinasti keluarganya. “Lihat saja, apa pak Amien pernah menempatlan anaknya sebagai ketua partai di tingkat DPW atau DPD PAN? Padahal kalau ia mau bisa saja ia lakukan. Bahkan pak Amien bisa saja mendorong Hanafi maju sebagai caketum PAN, tapi ia tak seserakah itu” tegas Lofi.

Menurutnya, kalau ada orang yang bilang mau kurangi dominasi pak Amien di PAN itu mesti ngaca, karena yang lebih dominasi di partai ini itu Zulhas dan dinasti keluarganya. Dan orang yang nyinyir atas kehadiran pak Amien di PAN itu pasti kaki tangan penguasa yang ingin mendegradasi PAN.

“Kita tidak tahu, bisa jadi orang-orang baru di PAN ini bagian dari spionase. Bagian dari kekuatan luar yang dipenetrasikan di tubuh partai untuk merusak asas dan orientasi perjuangan partai. Dan orang-orang itu yang selama ini dirawat Zulhasan. Kita sudah punya contohnya. Sebut saja Faldo, setelah besar melalui konstruksi media di Pilpres mewakili PAN, ternyata ujung-ujungnya nyebong, kembali ke basis komunitasnya yang sefikrah.”

Selaku Sekjen BM PAN, saya minta, agar agar kader-kader BM PAN harus tetap menjadi garda terdepan untuk menjaga martabat partai ini dari tangan-tangan luar yang menjamah dan mengotori partai ini dengan pikiran-pikiran sesat. Sejauh ini, protype idelog dan pejuang keummatan dan kebangsaan kita adalah pak Amien. Dia masih di butuhkan partai ini untuk mengisi bagian-bagian partai yang masih lowong secara nilai.” (Dh/F)

Leave a Reply

*