Dianggap Gagal, BM Minta Zul Hasan Pensiun

Rapat Harian DPP BM PAN (foto Rd/F)

Faktual.co.id– Jelang kongres Partai Amanat Nasional (PAN), organisasi sayap muda PAN, Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), mengambil sikap mendukung salah satu kandidat melalui keputusan rapat harian pada Sabtu, 10 Januari 2020 di Markas BM PAN Jln. Tebet Timur Dalam Raya-Jaksel.

Keputusan BM tersebut, sebagai penerjemahan dari hasil Rapimnas di Jakarta pada 6-7 Desember 2019. Sebagaimana di ketahui, dalam hasil Rakernas, untuk menyikapi dinamika kongres PAN, maka BM PAN memilih sejalan dengan saran para senior dan sepuh partai, serta hasil kajian kinerja partai sepanjang tahun 2015-2020 di bawa kepemimpinan Zulkifli Hasan.

Termasuk di dalamnya, gagasan kaderisasi kepemimpinan partai serta pembaharuan arah gerak partai ke depan yang terus-menerus digagas oleh Ketua Dewan Kehormatan PAN, sekaligus salah satu pendiri PAN, Prof. Dr. M Amien Rais.

Bertolak dari gagasan besar Amien Rais terkait kaderisasi dan pembaharuan partai, maka dalam Rapimnas di Jakarta, mengahasilkan putusan, bahwa BM PAN tetap tegak lurus bersama Amien Rais, dalam rangka menjaga kehormatan dan cita-cita sosial PAN ke depan.

Selain itu, perjalanan PAN selama satu periode di bawa kepemimpinan Zulkifli Hasan, dianggap gagal oleh BM PAN. Secara objektif, kegagalan Zulkifli Hasan itu bisa dilihat dari persentase perolehan suara PAN serta perolehan kursi di DPR/DPRD yang menurun.

Pada Pemilu 2019, dalam perolehan suara nasional, meski secara jumlah ada peningkatan, sedikit, namun dari sisi persentase; terjadi penurunan dari 7,59 menjadi 6,84 persen, turun 0,75 persen. Penurunan suara secara persentase ini, bisa dilihat dari capaian perlehan kursi di DPR dan DPRD yang menyusut. Fakta ini membuat BM PAN meminta lebih legowo, dan beri tampuk pimpinan PAN ke kader muda PAN yang lebi handal.

Untuk menahkodai PAN periode 2020-2025, BM PAN menganggap, seiring penurunan performa kinerja, maka Zulkifli Hasan sudah tak layak memimpin PAN lima tahun ke depan. Selain itu, Zulhasan juga tampak gamang dalam memproyeksi PAN lima tahun ke depan.

Sementara menurut BM PAN, pasangan Mulfachri-Hanafi Rais, lebih mewakili semangat kaderisasi dan kepemimpinan muda di PAN. Paket Mulfachri-Hanafi memiliki proyeksi yang konkret tentang kaderisasi, desentralisasi kebijakan partai, reunifikasi dan konsolidasi organisasi.

Pasangat Mulfahri-Hanafi memiliki proyeksi tentang PAN, yang mampu memberikan harapan bagi penguatan partai lima tahun ke depan. Oleh sebab itu, melalui forum rapat harian sebagai penerjamahan terhadap hasil Rapimnas, maka dengan ini, BM PAN memutuskan untuk mendukung Mulfachri-Hanafi, sebagai pasangan calon ketua umum dan sekretaris jenderal PAN Periode 2020-2025 (Hk/F)

Leave a Reply

*