Primus Tekankan Pencting Persatuan

Anggota DPR RI Primus Yustisio dalam kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa di Babakan (foto Rz/f)

Faktual.co.id – Dalam sosialisasi empat pilar bangsa di Yayasan Jahrotul Ilmi An-Nur-Babakan, anggota DPR RI asal Bogor, Primus Yustisio tekankan pentingnya persatuan. Di hadapan para pengajar dan siswa MTs An Nur, ia katakan, persatuan adalah pangkal dari keutuhan suatu bangsa.

Menurutnya, rusaknya persatuan suatu bangsa, dimulai dari disharmoni masyarakatnya. Kalau masyarakatnya terpecah-pecah dalam sentimen primordial, dan berlangsung masif, maka ini akan berdampak pada disintegrasi sosial. Disintegrasi suatu bangsa, adalah konsekuensi dari rusaknya tatanan persatuan masyarakat akar rumput.

Kata Primus, menurut BPS, di Indonesia ini ada lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa. Atau tepatnya 1.340 suku bangsa. Dengan heterogenitas yang tinggi ini, tentu masyarakatnya memiliki karakter yang berbeda-beda dalam pergaulan sosial. Oleh sebab itu, keragaman ini harus dikelola dalam semangat keindonesiaan yang kuat.

Ditegaskannya, dalam semangat keindonesiaan itu, ada nilai-nilai dasar yang berlaku sebagai pedoman, yakni Pancasila dan UUD 2945. Guidance dari kebhinekaan adalah falsafah Pancasila dan UUD 1945. Jadi, persatuan dan kesatuan, buah dari adanya common sense keindonesiaan yang dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945.

Acara sosialisasi yang belangsung pada 10 Februari 2020 di Babakan ini, juga dihadiri oleh ustat Taufik Hidayat selaku kepala MTs An Nur bersama Masan Marjuki  Selaku kesiswaan santri. Kepada Faktual.co.id, kedua tokoh ini sampaikan, dengan adanya kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa ini, sejak dini para siswa mulai ditanamkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan.

“Kami berterima kasih pada pak Primus, atas diselenggarakannya kegiatan sosialisasi empat bangsa di Yayasan Jahrotul ilmi An-Nur Babakan. Kami berharap kegiatan seperti ini rutin dilakukan di kampung-kampung, agar wawasan masyarakat empat pilar bangsa semakin baik, demikian pungkas ustat taufik (Rz/F).

 

 

 

 

 

Leave a Reply

*